Tutorial

Cara dan Syarat Perpanjang Paspor Secara Online

Saat masa berlaku paspor akan habis, tentu saja Anda harus mengajukan perpanjangan agar paspor tetap bisa dipakai sebagai syarat bepergian ke luar...

Written by Widiatmoko Eling · 3 min read >
Cara membuat paspor
perpanjang pasportt
Sumber Gambar : medialampung.co.id

Saat masa berlaku paspor akan habis, tentu saja Anda harus mengajukan perpanjangan agar paspor tetap bisa dipakai sebagai syarat bepergian ke luar negeri.

Cara dan syarat perpanjang paspor sendiri sangat mudah, Anda bisa melihat ulasan berikut sebagai gambaran proses perpanjang paspor.

Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2020, disebutkan bahwa masa berlaku paspor biasa paling lama adalah 10 tahun.

Meskipun terbilang lama, Anda tidak boleh menunda proses perpanjangan paspor. Setidaknya enam bulan sebelum masa berlaku habis, Anda harus mengajukan perpanjangan.

Berbagai jenis paspor di Indonesia

Sebelum lanjut ke panduan cara dan syarat perpanjang paspor, tahukah Anda bahwa terdapat beberapa jenis paspor di Indonesia dengan fungsi yang berbeda. Di bawah ini adalah jenis-jenis paspor di Indonesia, yaitu:

1. Paspor Biasa Sampul Hijau

Paspor yang paling umum dimiliki masyarakat adalah paspor jenis biasa yang bersampul hijau.

Paspor ini menjadi syarat utama bagi masyarakat Indonesia yang hendak berpergian ke luar negeri.

Paspor biasa masih terbagi lagi menjadi beberapa jenis, yaitu paspor biasa 48 halaman, paspor biasa 24 halaman, paspor biasa elektronik (e-passport) 48 halaman, dan paspor biasa elektronik 24 halaman.

2. Paspor Kedinasan Sampul Biru

Paspor dengan sampul warna biru hanya dikhususkan untuk para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan konsultan pemerintah yang hendak melakukan perjalanan dinas ke luar negeri.

Jadi, masyarakat umum tidak akan memperoleh paspor kedinasan bersampul biru ini.

3. Paspor Diplomatik Sampul Hitam

Terakhir adalah paspor diplomatik yang memiliki ciri khusus bagian sampulnya berwarna hitam.

Paspor ini hanya bisa digunakan oleh seseorang yang melakukan perjalan diplomatik ke negara lain di luar Indonesia.

Cara dan syarat perpanjang paspor

Secara umum, syarat perpanjang paspor maupun penggantian paspor baru, sebenarnya hampir sama dengan cara pembuatan paspor saat pertama kali membuat.

Cara perpanjang paspor sangatlah mudah, terlebih Anda akan dibantu oleh petugas jika mengalami kendala atau kesulitan.

Untuk lebih jelasnya, Anda bisa melihat gambaran tentang cara dan syarat perpanjang paspor berikut seperti dikutip dari website resmi Indonesia.go.id:

1. Syarat Perpanjang Paspor Biasa

  • Paspor lama;
  • KTP Elektronik (e-KTP) asli dan fotocopy;
  • Surat Keterangan dari kelurahan atau kecamatan setempat (jika belum memiliki e-KTP).

Di atas adalah syarat untuk paspor yang diterbitkan pada tahun 2009 dan setelahnya. Jika paspor Anda diterbitkan sebelum tahun 2009, berikut adalah syarat-syaratnya:

  • KTP asli beserta fotocopy;
  • KK asli beserta fotocopy;
  • Akta kelahiran, Surat Baptis, Ijazah terakhir, atau Surat Nikah beserta fotocopy-nya;
  • Paspor lama;
  • Surat Pewarganegaraan Indonesiabagi orang asing yang sudah mendapatkan status WNI;
  • Surat penetapan ganti nama dari pejabat yang berwenang apabila Anda pernah ganti nama.

Perlu Anda ketahui bahwa dokumen-dokumen di atas adalah syarat untuk perpanjang paspor yang baru atau akan memasuki masa habis berlaku.

Syarat akan berbeda lagi jika paspor yang akan diperpanjang sudah mati. Jika paspor sudah kadaluarsa atau mati, Anda harus menambah materai 6.000 selain syarat di atas.

2. Cara perpanjang paspor atau penggantian paspor baru secara online

Baru-baru ini, layanan perpanjangan dan pembuatan paspor baru dapat dilakukan secara online.

Selain mengikuti perkembangan teknologi dan memudahkan pemohon dalam mengurus prosedur pembuatan paspor, cara online ini juga digunakan untuk menekan penyebaran wabah Covid-19.

Dengan cara ini, harapannya adalah pemerintah dapat mengurangi kerumunan masyarakat sehingga penyebaran Covid-19 dapat diminimalisir.

Meskipun demikian, Anda tetap diharuskan datang ke kantor imigrasi setempat sesuai jadwal yang ditentukan.

Anda wajib datang ke kantor imigrasi terdekat untuk melakukan penyerahan berkas cetak, perekaman sidik jari, dan foto untuk paspor. Untuk langkah lebih jelasnya bisa dilihat sebagai berikut:

  • Pertama Anda harus mengambil antrean perpanjang paspor secara online melalui aplikasi Layanan Paspor Online atau website resmi dari Direktorat Jenderal Imigrasi RI pada link https://antrian.imigrasi.go.id.
  • Jika belum memiliki aplikasi Layanan Paspor Online Anda bisa mendownloadnya melalui Google Play Store atau App Store. Pastikan aplikasi yang Anda unduh adalah resmi dari Direktorat Jenderal Imigrasi Kemenkumham RI.
  • Setelah mendapatkan nomor antrean, siapkan seluruh berkas-berkas persyaratan yang diminta seperti e-KTP asli dan fotocopy, surat keterangan dari daerah tinggal setempat jika belum memiliki KTP, serta paspor lama.
  • Anda bisa datang ke Kantor Imigrasi yang sudah Anda pilih saat pendaftaran antrean sesuai jadwal (hari dan jam) yang sudah ditentukan melalui aplikasi.
  • Jangan lupa untuk membawa berkas dan dokumen persyaratan.
  • Saat datang ke Kantor Imigrasi Anda bisa meminta bantuan Customer Service agar lebih jelas atau langsung menuju loket pelayanan paspor untuk mengambil formulir data.
  • Isi formulir tersebut dengan lengkap dan jelas, kemudian lampirkan berkas persyaratan yang Anda bawa.
  • Setelah selesai serahkan formulir tersebut ke petugas.
  • Anda akan menerima tanda terima dan kode persyaratan dari petugas jika persyaratan sudah dinyatakan lengkap.
  • Pada tanda terima tersebut terdapat jadwal untuk perekaman sidik jari, foto, dan wawancara untuk verifikasi. Silakan datang ke kantor imigrasi kembali sesuai jadwal tersebut.
  • Setelah tahap di atas selesai, petugas akan memberi tahu kapan paspor selesai dan dapat diambil.

Biaya pembuatan dan perpanjang paspor

Sama seperti pembuatan paspor baru, pemohon akan dikenai biaya saat mengajukan perpanjang paspor.

Untuk paspor biasa 48 halaman biayanya adalah Rp355.000 sedangkan untuk paspor elektronik 48 halaman biayanya adalah Rp655.000.

Berikut adalah daftar lengkap biaya untuk pembuatan paspor baru dan perpanjang paspor sesuai jumlah halaman dan jenisnya:

Jenis Paspor Jumlah Halaman Keterangan Biaya
Paspor Biasa 24 halaman Pembuatan paspor baru Rp100.000
48 halaman Pembuatan paspor baru Rp300.000
24 halaman Pembuatan paspor pengganti yang hilang namun masih berlaku Rp200.000
48 halaman Pembuatan paspor pengganti yang hilang namun masih berlaku Rp600.000
24 halaman Pembuatan paspor pengganti yang rusak namun masih berlaku Rp100.000
48 halaman Pembuatan paspor pengganti yang rusak namun masih berlaku Rp300.000
24 halaman Pembuatan paspor baru pengganti yang hilang/rusak karena bencana alam Rp100.000
48 halaman Pembuatan paspor baru pengganti yang hilang/rusak karena bencana alam Rp300.000
Paspor Elektronik (e-passport) 24 halaman Pembuatan paspor baru Rp350.000
48 halaman Pembuatan paspor baru Rp600.000
24 halaman Pembuatan paspor pengganti yang hilang namun masih berlaku Rp800.000
48 halaman Pembuatan paspor pengganti yang hilang namun masih berlaku Rp1.200.000
24 halaman Pembuatan paspor pengganti yang rusak namun masih berlaku Rp350.000
24 halaman Pembuatan paspor baru pengganti yang hilang/rusak karena bencana alam Rp350.000
48 halaman Pembuatan paspor baru pengganti yang hilang/rusak karena bencana alam Rp600.000
Penerbitan Paspor Menggunakan Teknologi Biometrik Rp55.000
Biaya Administrasi Bank Rp5.000

Demikian penjelasan mengenai cara dan syarat perpanjang paspor. Panduan di atas bisa Anda gunakan sebagai gambaran saat akan mengurus perpanjangan paspor.

Dengan begitu, Anda tidak akan bingung dan berbelit-belit saat mengajukan perpanjang paspor.

Semoga informasi di atas bermanfaat dan jangan lupa baca pula beragam informasi menarik lainnya, hanya di Goodchoice.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *