Keuangan

Cara Cerdas Mengelola Cash Flow Agar Bisnismu Tetap Sehat

Cash Flow-Banyak perusahaan besar yang mempunyai brand bahkan profit yang besar. Akan tetapi perusahaan malah mengalami kerugian bahkan bangkrut. Advertisement Perusahaan tersebut...

Written by Widiatmoko Eling · 1 min read >
cash flow
cash flow
Cash Flow. Sumber : koperasisyariah212.co.id

Cash Flow-Banyak perusahaan besar yang mempunyai brand bahkan profit yang besar. Akan tetapi perusahaan malah mengalami kerugian bahkan bangkrut.

Advertisement

Perusahaan tersebut hanya mementingkan profit yang besar saja, tetapi kurang memperhatikan cash flow perusahaan. Agar menjaga bisnis tetap berjalan berikut adalah tips menjaga cash flow bisnis agar tetap sehat.

6 Tips Menjaga Cash Flow Bisnis 

Cash flow atau arus kas adalah laporan keuangan perusahaan tentang keluar masuknya uang dalam periode tertentu. Sangat penting menjaga cash flow perusahaan tetap stabil, karena hal tersebut yang menentukan semua biaya operasional perusahaan.

Membangun sebuah brand perusahaan itu memang dapat meningkatkan profit. Akan tetapi biaya untuk membangun brand tersebut tidaklah sedikit.

Dari mulai kegiatan pameran, iklan, event, dan lain sebagainya. Oleh karena itu perlu diperhatikan manajemen antara biaya pengeluaran dan pendapatan perusahaan agar cash flow seimbang. Tips menjaga cash flow sebagai berikut:

1. Tentukan Tingkat Prioritas Pengeluaran Perusahaan

Perlu diperhatikan dalam manajemen keuangan bahwa setiap pengeluaran itu memiliki tingkat prioritas yang harus diperhitungkan. Ada beberapa pengeluaran yang langsung berdampak pada majunya perusahaan, namun ada juga yang tidak berdampak apapun terhadap perusahaan.

Oleh sebab itu perlu sebelum mengeluarkan kas perusahaan perlu memperhitungkan apakah pengeluaran tersebut adalah hal yang penting untuk mengembangkan bisnis atau suatu hal yang bisa ditunda.

2. Perhatikan Total Pengeluaran dan Biaya Produksi

Perlu diperhatikan setiap total pengeluaran untuk biaya produksi, dari operasional, gaji karyawan, iklan, transportasi, pajak, dan lain sebagainya.

Dengan mengetahui secara rinci total pengeluaran dapat menghindarkan Anda dari salah menentukan harga jual produk. Perhitungan harga yang tepat dapat meningkatkan profit perusahaan.

3. Menggabungkan Satu Produk Dengan Produk Lain

Penggabungan produk menjadi salah satu strategi perusahaan agar produk yang dijual bisa lebih banyak. Sehingga tidak banyak produk yang menganggur di rak toko atau gudang. Sebagai contohnya adalah rumah makan yang menjual menu makanan dan minuman dengan harga paket.

Mungkin profit yang diperoleh menjadi berkurang, akan tetapi manfaat strategi tersebut adalah membuat produk Anda cepat terjual yang berdampak pada arus kas perusahaan.

4. Membuat Promo Terhadap Produk

Agar mendorong konsumen membeli produk Anda, buatlah suatu promo yang menguntungkan konsumen, seperti beli 10 gratis 1.

Dengan cara tersebut dapat mendatangkan konsumen penggila produk promo. Akan tetapi sebelum mengadakan promo perlu Anda perhatikan harga jualnya agar perusahaan tidak mengalami kerugian.

Baca Juga : Lakukan 4 Hal Ini Agar Keluargamu Terhindar dari Masalah Keuangan

5. Memberikan Harga Penawaran Lebih Tinggi

Besarnya pendapatan suatu perusahaan ditentukan oleh omzet dari penjualan suatu produk. Perusahaan akan mendapatkan keuntungan yang tinggi jika dapat menjual produk dengan harga yang tinggi pula.

Memberikan harga penawaran yang tinggi sebagai salah satu strategi pemasaran. Sehingga jika ada konsumen yang menawar harga jual maka jatuhnya tidak terlalu banyak.

Tetapi perlu diperhatikan pula harga standar di pasaran agar harga yang ditawarkan tidak terlalu tinggi. Selain itu packaging, bonus, pelayanan, dan lainnya dapat menjadi nilai tambah bagi produk Anda.

6. Evaluasi Cash Flow

Melakukan evaluasi terhadap arus kas secara berkala dapat mendeteksi permasalahan yang terdapat pada keuangan perusahaan Anda. Hal ini penting dilakukan walaupun ada permasalahan kecil sekalipun.

Advertisement

Jika Anda merasa perusahaan mempunyai profit yang stuck disitu-situ saja, mungkin arus kas perusahaan sedang tidak baik-baik saja. Entah dengan pengeluaran yang membengkak atau pengeluaran yang tidak berdampak pada perusahaan. Tips menjaga cash flow bisnis tetap sehat diatas bisa jadi solusi masalah Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *