Keuangan

Deposito : Pengertian, Jenis, Keuntungan dan Kelemahannya

Dalam dunia perbankan, tentu sudah tidak asing lagi dengan istilah deposito. Sebagian besar orang mengenal deposito sebagai salah satu jenis produk bank...

Written by Widiatmoko Eling · 2 min read >
DEPOSITO BCA
depoSITO
Sumber Gambar : https://festival-intacto.com/

Dalam dunia perbankan, tentu sudah tidak asing lagi dengan istilah deposito. Sebagian besar orang mengenal deposito sebagai salah satu jenis produk bank untuk menyimpan uang.

Secara umum pengertian deposito adalah sejumlah uang yang disimpan pada sebuah bank untuk jangka waktu tertentu, sesuai kesepakatan antara nasabah dan pihak bank tertentu selaku pemegang otoritas.

Produk deposito ini semakin lama semakin mengalami peningkatan. Tidak hanya simpanan dalam bentuk rupiah saja, namun bisa juga menggunakan produk deposito ini untuk valuta asing.

Hampir semua bank menyediakan produk deposito. Tingkat suku bunga yang akan di terima sebagai keuntungan dari deposito ini akan berbeda, tergantung dari tingkat suku bunga yang berlaku di bank tersebut.

Pengertian Deposito

Biasanya waktu yamg dipergunakan adalah 1, 3, 6, 12, atau 24 bulan. Tentu saja masing-masing pilihan waktu menawarkan tingkat suku bunga yang berbeda dan kompetitif. Sebelum jangka waktu deposito selesai, uang tersebut tidak bisa dicairkan.

Pembayaran bunga deposito hanya dilakukan pada akhir periode investasi yang dipilih. Perhitungan bunga inilah yang membedakan dengan produk tabungan.

Kamu bisa mendapatkan bunga tabungan yang dihitung setiap hari dan dibayarkan pada akhir bulan.

Dalam deposito ini, jangka waktu dan suku bunganya bersifat tetap sehingga perhitungan pendapatan bunga hanya pada akhir periode saja.

Baca Juga : Rekomendasi Deposito syariah terbaik di Indonesia

Jenis Deposito

1. Deposito Berjangka

Deposito berjangka ini adalah suatu produk deposito dimana penarikannya hanya bisa kamu lakukan ketika masuk jangka waktu tertentu.

Jenis deposito berjangka ini merupakan deposito yang umum telah diketahui oleh masyarakat. Dalam proses penerbitannya, deposito ini dapat diterbitkan atas nama pribadi maupun perusahaan atau lembaga.

Tingkat bunga deposito yang ditawarkan lebih tinggi dibandingkan bunga pada produk tabungan biasa.

2. Sertifikat Deposito

Pengertian sertifikat deposito adalah sebuah sertifikat yang tidak mengacu pada nama lembaga tertentu atau atas nama pribadi.

Keuntungan dari sertifikat deposito ini adalah dapat dengan mudah dipindahtangankan dan juga dapat diperjualbelikan dengan mudah.

Produk deposito ini belum familiar pada masyarakat luas karena lebih cenderung untuk investasi.

3. Deposito On Call

Jenis deposito on call ini termasuk dalam bentuk tabungan berjangka namun waktu penyimpanannya lebih pendek.

Biasanya deposito on call ini menggunakan jangka waktu minimal 7 hari dan paling lama adalah tidak lebih dari 1 bulan. Produk deposito on call ini lebih dikhususkan untuk investasi deposito dalam jumlah yang besar.

Keuntungan dan Kelemahan Deposito

Keuntungan

  • Keamanan uang yang disimpan di bank dalam bentuk deposito akan terjamin keamanannya. Berbeda dengan menyimpan uang di rumah, bisa saja mengalami kehilangan uang karena kriminal maupun kelalaian.
  • Deposito memberikan bunga yang cukup besar. Tingkat suku bunga akan ditentukan oleh bank tergantung berapa lama tempo deposito. Semakin lama uang diinvesitasikan dalam deposito, maka akan semakin tinggi bunga yang ditawarkan.
  • Deposito memiliki resiko yang lebih kecil, dibandingkan dengan investasi jenis lainnya.
  • Bunga deposito yang dihasilkan dapat dicairkan secara tunai pada jangka waktu tertentu. Selain itu, kamu juga bisa mentransfer bunga deposito tersebut ke rekening yang digunakan.
  • Deposito termasuk investasi yang menguntungkan. Tidak ada kerugian yang akan kamu alami, karena apabila ada kerugian akan ditanggung oleh LPS.

Kelemahan

  • Keuntungan dari bunga deposito terbilang lebih kecil dibandingkan bentuk investasi lain. Contohnya investasi saham dimana keuntungan yang didapatkan akan berlipat.
  • Ada biaya pinalti apabila uang deposito ditarik sebelum jatuh tempo.
  • Terdapat pajak penghasilan (PPH) setiap tahunnya. Sehingga bunga yang diterima akan dikurangi pajak.
  • Deposito dapat terkena dampak inflasi yang terjadi. Hal ini bisa berakibat turunnya nilai uang yang telah depositkan.

Dari pengertian deposito yang telah dibahas, produk deposito bisa dipertimbangkan ketika akan berinvestasi yang minim resiko.

Dengan mendepositokan uang pada sebuah bank, maka kamu hanya menunggu akhir tempo untuk mendapatkan laba bunga.

Kamu juga bisa memilih jangka waktu yang sesuai dengan kondisi. Deposito ini relatif aman karena apabila terjadi kerugian akan ditanggung oleh LPS.

Baca Juga : 4 Jenis Investasi Online yang Kami Rekomendasikan Untuk Anda yang Baru Ingin Memulai investasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *