Bisnis

Kenali Pasar Persaingan Sempurna : Pengertian, Ciri-ciri dan Contohnya

Pasar persaingan sempurna – Banyaknya aktivitas ekonomi di kota-kota besar membuat kita penasaran apakah kegiatan jual-beli tersebut termasuk pasar persaingan sempurna atau...

Written by Widiatmoko Eling · 3 min read >
pasar persaingan sempur
pasar persaingan sayur
Sumber Gambar : englishcafe.co.id

Pasar persaingan sempurna – Banyaknya aktivitas ekonomi di kota-kota besar membuat kita penasaran apakah kegiatan jual-beli tersebut termasuk pasar persaingan sempurna atau bukan.

Mungkin Anda juga tidak menyadari bahwa pasar yang sedang ramai ternyata terdapat monopoli harga di dalamnya.

Untuk dapat mengenali jenis pasar persaingan ini, tentunya Anda perlu memahami definisi dan ciri-cirinya. Salah satu ciri utama jenis pasar ini adalah harga jual yang lebih stabil.

Tidak ada pihak yang dirugikan karena baik penjual maupun pembeli tidak memberi berpengaruh terhadap harga.

Pengertian Pasar Persaingan Sempurna

Pasar persaingan sempurna adalah sebuah pasar yang memiliki jumlah penjual dan pembeli yang besar serta produk yang ditawarkan masih satu jenis.

Contohnya adalah bentuk nyata pasar ini adalah pasar yang menjual beras, gandum, kentang, dan batu bara.

Penjual dan pembeli di pasar persaingan ini tidak mempengaruhi harga produk tersebut. Jadi, harga yang dipatok di pasar ini merupakan kesepakatan transaksi antara permintaan dan penawaran.

Permintaan timbul terhadap suatu produk karena adanya keinginan konsumen. Sementara itu, penawaran menggambarkan keinginan produsen untuk menjual produk tersebut.

Di pasar dengan persaingan sempurna, penjual maupun pembeli tidak memiliki kekuatan untuk mempengaruhi harga pasar.

Hal ini karena secara naluriah sudah ada ikatan batin antara penjual dan pembeli dalam struktur pasar dengan persaingan sempurna.

Ciri-ciri Pasar Persaingan Sempurna

Setelah mengetahui pengertian jenis pasar persaingan ini, kini Anda perlu memahami karakteristiknya. Apa sajakah itu?

1. Penjual dan Pembeli dalam Jumlah Besar

Jenis pasar ini memiliki jumlah penjual dan pembeli yang sangat banyak. Kondisi inilah yang pada dasarnya membuat kedua belah pihak tidak bisa mempengaruhi keadaan pasar.

Jadi, baik penjual maupun pembeli hanya merupakan unsur dari terjadinya pasar persaingan ini. Pelaku pasar ini, yaitu penjual dan pembeli dikategorikan sebagai price taker atau pengikut harga.

Jadi, tak heran jika pasar ini bersifat datum, dimana harga produk yang dijual cenderung stabil berapapun jumlah barang yang dijual.

Mekanisme pasar persaingan ini yang pada akhirnya akan menentukan harga.  Harga yang timbul di pasar ini terjadi karena interaksi antar permintaan dan penawaran di masyarakat.

2. Bebas Membuka dan Menutup Bisnis

Karakteristik selanjutnya adalah kebebasan penjual untuk membuka dan menutup perusahaannya. Jadi, setiap orang bebas membuka bisnis di pasar ini jika dirasa menguntungkan.

Apabila ternyata membuatnya rugi, pebisnis bisa menutup usahanya. Hal ini berbeda dengan jenis pasar persaingan lain dimana bisnis yang dijalankan memiliki keterikatan.

Jadi, pebisnis tidak bisa asal membuka dan menutup usahanya. Misalnya karena adanya surat perjanjian atau hal formal lainnya.

Dengan demikian, penjual dapat menghentikan bisnisnya jika ternyata produk yang ia jual kurang bisa bersaing di jenis pasar ini.

Perusahaan yang bisa bertahan di jenis pasar persaingan ini adalah yang merasa sanggup menyediakan produk berkualitas dengan harga yang sesuai.

3. Produk yang Dijual pada Dasarnya Sama

Produk yang dijual di pasar ini pada dasarnya merupakan barang pengganti yang sesuai dengan apa yang diproduksi perusahaan lain.

Dengan demikian, sifat produk yang dijual masih serupa bahkan identik walaupun berbeda merek.

Jadi, ketika Anda membeli barang di suatu perusahaan, kemungkinan kualitas dan ciri produknya akan sama dengan perusahaan lain.

4. Penjual dan Konsumen Mengetahui Seluk Beluk Pasar

Antara penjual maupun konsumen di pasar ini memiliki pengetahuan yang sama mengenai harga yang sedang berlaku, termasuk ketika harga produk yang dijual mengalami perubahan.

Kondisi ini menyebabkan beberapa hal sebagai berikut:

  • Seluruh sumber daya dikeluarkan untuk mendapatkan keuntungan yang optimal.
  • Tidak ada produsen yang menjual produk di bawah standar harga pasar.
  • Tidak ada konsumen yang membeli produk di atas standar harga pasar.

5. Mobilitas yang Tinggi di Pasar

Jenis pasar persaingan ini tidak memiliki kesulitan yang berarti ketika ingin memindahkan faktor produksi ke tempat lain.

Hal ini karena kebutuhan akan sumber daya maupun faktor produksi lainnya memiliki kesamaan. Misalnya pada metode pembuatan dan cara menjualnya ke konsumen.

Dengan demikian, mobilitas yang terjadi di jenis pasar persaingan ini begitu tinggi. Tidak ada faktor yang begitu mempengaruhi penjual maupun pembeli untuk berpindah tempat.

Penjual bisa dengan mudah memindahkan faktor produksi yang dimiliki untuk mulai menjualnya di tempat lain.

6. Mayoritas Dilakukan Perusahaan Kecil

Produsen di pasar ini sebagian besar merupakan perusahaan kecil. Mengapa demikian? Kondisi ini terjadi agar tidak ada perusahaan yang dapat melakukan monopoli perdagangan.

Dengan demikian, tidak ada penjual yang melakukan kontrol pada harga maupun kuantitas barang.

Jika sewaktu-waktu ada penjual yang berhenti menjalankan bisnisnya atau menggandakan jumlah produk yang dijual, hal ini tidak akan berpengaruh terhadap pasar.

Tidak akan ada perubahan harga, baik kenaikan atau harga yang menurun, termasuk pada kuantitas barang yang dijual itu sendiri.

Contoh Pasar Persaingan Sempurna

Tidak sulit untuk menemukan pasar persaingan jenis sempurna di sekitar Anda. Pasar ini bisa dengan mudah ditemukan dengan komoditi barang yang dijual beraneka ragam.

Mungkin Anda juga tidak menyadari bahwa jenis pasar dengan persaingan sempurna pada dasarnya mudah ditemui.

1. Pasar Beras

Salah satu pasar yang sangat mudah ditemui di Indonesia adalah pasar beras. Hal ini tidak mengherankan mengingat beras menjadi makanan pokok sebagian besar masyarakat Indonesia. Kebutuhan terhadap makanan pokok ini sangat tinggi dari waktu ke waktu.

Oleh karena itu, komoditi ini tidak dapat dipisahkan dari pasar dengan jenis persaingan sempurna. Karakteristik pasar beras memenuhi ciri dari jenis pasar ini.

Diantaranya adalah banyaknya jumlah penjual dan pembeli, harga yang tidak bisa sembarang diubah, dan kebebasan berjualan.

2. Pasar Sayur dan Buah

Pasar sayur dan buah termasuk pasar dengan persaingan sempurna. Komoditi sayur dan buah memang tidak bisa lepas dari kebutuhan masyarakat Indonesia akan konsumsi. Makanan ini termasuk yang banyak dibutuhkan meski tidak sebanyak beras.

Dari mana harga buah dan sayur timbul dan mengalami perubahan? Tentunya, hal ini terjadi karena adanya proses tawar menawar antara penjual dan pembeli. Jadi, kedua belah pihak tidak bisa memaksakan kehendaknya untuk menentukan harga sendiri.

3. Pasar Modal atau Saham

Pasar modal atau bursa efek ternyata menjadi salah satu contoh pasar dengan persaingan sempurna. Jenis pasar ini pada dasarnya memang tidak menjual kebutuhan pokok masyarakat.

Namun, ciri-ciri pasar ini membuatnya tergolong pasar dengan persaingan sempurna. Harga yang timbul dari bursa efek memang ditentukan oleh sistem.

Jadi, tidak ada pihak manapun yang bisa mempengaruhi atau memaksakan kehendak terhadap harga saham. Dengan demikian, pasar modal atau bursa efek memang termasuk pasar dengan persaingan sempurna.

Ulasan di atas semoga dapat menambah wawasan kita mengenai pasar persaingan sempurna. Jenis pasar ini memang tidak bisa lepas dari masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, penting untuk mengenali jenis pasar dengan persaingan yang sempurna.

Semoga informasi di bermanfaat dan jangan lupa baca pula beragam informasi menarik lainnya, hanya di Goodchoice.id.