Keuangan

Persaingan Tidak Sempurna: Definisi, Karakteristik, Jenis serta Kelebihan dan Kekurangannya

Pasar persaingan tidak sempurna adalah – Salah satu pembahasan di bidang perdagangan yang perlu dipahami adalah pasar persaingan tidak sempurna. Jumlah produsen...

Written by Widiatmoko Eling · 3 min read >
pasar persaingan tidak sempurna adalah
pasar persaingan sayur
Sumber Gambar : englishcafe.co.id

Pasar persaingan tidak sempurna adalah – Salah satu pembahasan di bidang perdagangan yang perlu dipahami adalah pasar persaingan tidak sempurna.

Jumlah produsen yang terbatas dan konsumen yang sangat banyak merupakan indikasi pasar dengan persaingan tidak sempurna.

Bagi Anda yang sedang mempelajari berbagai hal mengenai perdagangan, ulasan tentang pasar dengan persaingan tidak sempurna di bawah ini bisa membantu.

Pengertian Pasar Persaingan Tidak Sempurna

Pasar persaingan tidak sempurna adalah sebuah pasar dengan kondisi jumlah penjual tunggal atau hanya beberapa saja.

Sedangkan jumlah pembelinya sendiri sangat banyak terhadap suatu produk. Tak jarang produk tersebut tidak tergantikan dengan produk lainnya.

Pasar jenis ini juga diartikan sebagai pasar yang memiliki jumlah penjual dan pembeli yang banyak, namun produknya serupa. Kondisi ini akan mempengaruhi harga pasar karena ketidakseimbangan yang ditimbulkan.

Ciri-Ciri Pasar Persaingan Tidak Sempurna

Pada dasarnya, jenis pasar ini memang berpotensi menimbulkan konflik karena ketidakseimbangan. Mengingat jumlah penjual dan pembeli yang sangat bertolak belakang. Untuk lebih jelasnya, simak ciri-ciri pasar tidak sempurna berikut ini:

1. Jumlah Penjual dan Pembeli Tidak Seimbang

Penjual dan pembeli merupakan elemen penting di dalam suatu pasar. Jika jumlahnya tidak seimbang, tentunya akan mempengaruhi keadaan pasar itu sendiri.

Unsur pada jenis pasar ini terdapat interaksi yang berkurang karena jumlah pembeli dan penjual yang tidak seimbang.

 3. Perubahan Harga Ditentukan oleh Penjual

Perubahan harga di pasar ini ditentukan oleh penjual, bukan kondisi pasar itu sendiri. Mengingat hanya sedikit pihak yang mempengaruhi perubahan harga.

Tentunya, bukan hal yang sulit ketika perusahaan yang dominan hendak menetapkan harga.

4. Pemerintah Tidak Ikut Andil Menentukan Harga

Jenis pasar ini memungkinkan perusahaan menetapkan harga sendiri. Dengan demikian, pemerintah tidak ada hubungannya dalam penentuan harga. Nah, hal ini menjadi keleluasaan tersendiri bagi pihak yang berkepentingan.

4. Produsen Lain Tidak Bisa Menentukan Harga

Terkadang bisa ditemui beberapa produsen yang menjual produk serupa. Namun, produsen lain tidak bisa semerta-merta ikut menentukan harga barang. Seperti yang disebutkan di atas, jenis pasar ini hanya dikuasai satu atau beberapa perusahaan saja.

5. Perusahaan Baru Kesulitan Memasuki Pasar

Hal ini karena kondisi pasar yang hanya dijalankan oleh beberapa pihak saja. Maka perusahaan baru pun akan sulit untuk masuk ke industri di pasar yang tidak sempurna.  Selain itu, kebebasan pasar pun tidak ditemukan dalam perdagangan jenis ini.

Jenis-Jenis Pasar Tidak Sempurna

Setelah menyimak ciri-cirinya, selanjutnya Anda bisa memahami jenis pasar apa saja yang termasuk persaingan tidak sempurna. Berikut di antaranya:

1. Pasar Monopoli

Monopoli di dalam pasar artinya sebuah perusahaan atau penjual yang bersifat dominan di situasi pasar. Jadi, penetapan harga sangat dipengaruhi oleh produsen tunggal. Selain itu, produk yang dijual hanya satu jenis saja, contohnya Perusahaan Listrik Negara atau PLN.

2. Pasar Oligopoli

Jenis pasar ini memang bisa ditemui lebih dari satu penjual, namun umumnya tidak sampai sepuluh yang eksis. Hal ini membuktikan bahwa pasar oligopoli memiliki persaingan yang sangat ketat.

Jumlah produsen terbatas, namun jumlah konsumen begitu melimpah dan tidak terbatas. Contohnya dari pasar oligopoli adalah pasar rokok, yang hanya terdiri dari beberapa perusahaan namun konsumennya sangat banyak.

3. Pasar Monopsoni

Pasar monopsoni memiliki banyak penjual, namun konsumennya hanya satu saja. Contoh mudahnya adalah perusahaan penyedia gerbong kereta api atau kereta listrik. Ciri khas kondisi pasar ini adalah pendapatan yang dihasilkan tidak merata. Tak heran jika persaingan di pasar jenis ini kerap kali menimbulkan konflik.

4. Pasar Oligopsoni

Dibanding jenis pasar lainnya, bisa dibilang pasar oligopsoni adalah yang paling sebanding. Kondisi pasar ini digambarkan banyaknya penjual, namun hanya beberapa pembeli. Meski terlihat kontras, namun di pasar ini berpotensi terjadi transaksi yang besar.

Umumnya, konsumen dari pasar ini merupakan pihak distributor. Sedangkan untuk jenis produk yang ditawarkan bersifat mentah dan harganya cenderung stabil.

5. Pasar Persaingan Monopolistik

Kondisi pasar ini memiliki ciri banyak penjual dengan produk yang ditawarkan bervariasi. Karakteristik produk yang dijual pun berbeda-beda. Namun, pasar ini berpotensi menimbulkan ketidakseimbangan karena terlalu banyak penyedia yang ada.

Kelebihan Pasar Persaingan Tidak Sempurna

Sekilas, pasar persaingan jenis ini memang hanya menguntungkan pihak tertentu. Namun, jenis pasar ini masih memiliki sisi kelebihan yang bisa dilihat. Apa sajakah itu?

1. Produk yang Dijual Berkualitas

Produk yang dijual di pasar jenis ini cenderung tidak ada penggantinya. Jadi, perusahaan dominan biasanya akan mengeluarkan produk yang bersifat unggul. Tak heran jika produk tersebut memang memiliki banyak kegunaan bagi masyarakat.

2. Memberikan Keuntungan Lebih Besar

Kelebihan ini paling dirasakan oleh pelaku monopoli pasar. Perusahaan yang mendominasi pasar akan mendapatkan banyak keuntungan. Bahkan sangat mudah untuk menambah keuntungan yang didapat.

3. Produk yang Dijual Lebih Inovatif

Hal ini karena adanya hak paten yang diberikan pada penjual tunggal. Dengan demikian, pihak penjual akan menciptakan produk dengan inovasi baru yang bermanfaat untuk masyarakat. Tentunya, hal ini juga memberikan keuntungan bagi pihak perusahaan.

4. Perkembangannya Lebih Cepat

Kecenderungan ini bisa didapatkan karena pihak yang bersangkutan di monopoli pasar akan berpikir keras tentang kedudukannya. Dengan demikian, perusahaan tersebut akan berkembang lebih cepat dibanding kompetitor dengan produk serupa.

Kekurangan Pasar Persaingan Tidak Sempurna

Tidak hanya memiliki kelebihan, Anda juga bisa menemui kekurangan pada jenis pasar ini. Bahkan tidak sedikit masyarakat yang dirugikan karena kekurangan tersebut, yaitu sebagai berikut:

1. Permainan Harga di Suatu Produk

Kondisi pasar yang dikuasai oleh hanya satu perusahaan membuat harga produk rentan dipermainkan. Konsumen menjadi pihak pertama yang paling dirugikan atas permainan harga tersebut.

2. Tidak Adanya Produk Pengganti

Pasar yang hanya memiliki satu atau beberapa penjual biasanya tidak memiliki produk pengganti. Artinya, konsumen tidak memiliki pilihan lain terhadap suatu produk. Konsumen pun harus menerima kondisi mereka bahwa tidak ada alternatif lain yang bisa dipilih.

3. Diskriminasi Harga

Tidak hanya permainan harga, pasar dengan persaingan tidak sempurna juga berpotensi terjadi diskriminasi harga. Hal ini terjadi karena tidak sedikit pihak perusahaan yang memiliki kepentingan tertentu dan  hanya memikirkan keuntungan pribadi.

4. Eksploitasi Terhadap Konsumen

Jumlah produsen terbatas sedangkan jumlah konsumen tidak terbatas membuat pasar rentan terjadi eksploitasi konsumen. Hal ini menyebabkan konsumen jadi tidak bisa mengambil alih kondisi pasar.

Pasar dengan persaingan yang tidak sempurna bukan tidak mungkin bisa mengalami fluktuasi ekonomi. Meskipun memberikan keuntungan besar, namun hal tersebut hanya dinikmati satu pihak saja.

Banyak kerugian yang ditimbulkan jika hanya mementingkan keuntungan pribadi. Tak jarang hal ini lebih banyak menyebabkan kerugian yang dirasakan konsumen karena kenaikan harga yang tinggi.

Ulasan mengenai pasar persaingan tidak sempurna di atas semoga menjadi acuan kita dalam memahami jenis pasar ini. Pasar dengan persaingan tidak sempurna memang rentan menimbulkan konflik karena ketidakseimbangan di dalamnya.