Keuangan

Cara Gampang dan Syarat Membuat NPWP Pribadi

Cara dan syarat membuat NPWP Pribadi – Seorang warga negara Indonesia pasti pernah mendengar istilah NPWP. Apa itu NPWP dan bagaimana cara...

Written by Widiatmoko Eling · 3 min read >
cara membuat npwp pribadi
Syarat membuat npwp pribadi
Sumber Gambar : sleekr.co

Cara dan syarat membuat NPWP Pribadi – Seorang warga negara Indonesia pasti pernah mendengar istilah NPWP. Apa itu NPWP dan bagaimana cara membuatnya?

Advertisement

NPWP adalah singkatan dari Nomor Pokok Wajib Pajak yang wajib dimiliki oleh setiap WNI, baik perorangan maupun badan usaha.

NPWP memiliki fungsi sebagai identitas wajib pajak dalam mengurus segala administrasi perpajakan.

Dengan demikian, NPWP bisa dianggap seperti KTP (Kartu Tanda Penduduk) yang wajib dimiliki WNI yang telah memenuhi syarat.

Penjelasan lebih detail mengenai cara dan syarat membuat npwp pribadi bisa dilihat pada ulasan berikut:

Apa Itu NPWP dan Bagaimana Cara Membuatnya?

cara membuat npwp pribadi
Sumber Gambar : akseleran.co.id

1. Pengertian NPWP

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, NPWP adalah tanda pengenal yang wajib dimiliki oleh setiap wajib pajak yang digunakan untuk keperluan pelaksanaan hak dan kewajiban dalam urusan perpajakan.

Selain dipergunakan sebagai sarana administrasi perpajakan, NPWP juga difungsikan sebagai persyaratan pada sejumlah layanan umum di Indonesia, misalnya pembuatan paspor, pengajuan kredit, dan lain sebagainya.

Jika Anda masuk ke dalam kategori wajib pajak tetapi tidak memiliki NPWP, maka bersiaplah, karena terdapat sanksi yang menunggu sesuai regulasi pada perundang-undangan perpajakan.

Jika Anda masih dalam kondisi belum bekerja tetapi ingin membuat NPWP, tentu saja bisa dilakukan.

Anda tidak perlu ragu dalam membuat NPWP, karena bisa menjadi keuntungan bagi Anda saat diterima kerja nantinya.

Sebab setiap kantor umumnya memberi persyaratan kepada karyawannya untuk memiliki NPWP. Dengan begitu, Anda tidak perlu bingung dan tergesa-gesa untuk mengurus NPWP.

2. Syarat-Syarat Membuat NPWP Pribadi

Syarat bagi setiap Wajib Pajak Pribadi bisa saja berbeda, berikut uraiannya:

Bagi Wajib Pajak Pribadi yang Tidak Menjalankan Usaha atau Pekerjaan Bebas

  • Fotocopy e-KTP (bagi WNI);
  • Fotocopy paspor, KITAS (Kartu Izin Tinggal Terbatas), atau KITAP (Kartu Izin Tinggal Tetap) bagi WNA.

Bagi Wajib Pajak Pribadi yang Menjalankan Usaha atau Pekerjaan Bebas

  • Fotocopy e-KTP (bagi WNI);
  • Fotocopy paspor, KITAS, atau KITAP (bagi WNA);
  • Surat Pernyataan bermaterai berisikan keterangan, bahwa Wajib Pajak benar-benar menjalankan suatu usaha atau pekerjaan bebas;
  • Fotocopy dokumen Izin Kegiatan Usaha yang dikeluarkan oleh instansi berwenang atau Surat Keterangan Tempat Kegiatan Usaha atau pekerjaan bebas, yang dikeluarkan oleh pejabat Pemda minimal setingkat lurah atau kepala desa.

Bagi Wajib Pajak Pribadi Wanita Kawin yang Ingin Hak dan Kewajiban Perpajakannya Terpisah

Anda wajib melampirkan beberapa dokumen d

  • Fotocopy e-KTP (bagi WNI);
  • Fotocopy paspor, KITAS, atau KITAP (bagi WNA);
  • Fotocopi Kartu Keluarga;
  • Fotocopy Kartu NPWP suami;
  • Fotocopy dokumen perpajakan luar negeri apabila suami seorang WNA;
  • Fotocopi surat perjanjian pemisahan harta dan penghasilan atau surat pernyataan, jika menghendaki hak dan kewajiban pajak terpisah dari hak dan kewajiban pajak suami.

3. Cara Membuat NPWP

Cara dan syarat membuat NPWP pribadi tidaklah sulit dan rumit, terlebih Direktorat Jenderal Pajak RI telah meluncurkan cara pendaftaran NPWP secara online yang dikenal dengan istilah e-Registration (E-REG DJP).

Berikut adalah panduan cara mendaftar dan membuat NPWP secara online:

Panduan membuat NPWP Pribadi

  • Buka website resmi Dirjen Pajak melalui link pajak.go.id atau ereg.pajak.go.id/login untuk langsung menuju halaman pendaftaran NPWP online dan silakan pilih “e-Registration”.
  • Apabila belum memiliki akun, silakan untuk mendaftar terlebih dahulu dengan cara klik opsi “Daftar”, kemudian isi data pendaftaran berupa nama, email, password, dan lain sebagainya.
  • Selanjutnya adalah tahap aktivasi akun, silakan buka kotak masuk atau inbox pada email Anda dan cari email dari Dirjen Pajak.
  • Klik tautan yang diberikan, kemudian ikuti instruksi yang ada untuk melakukan aktivasi.
  • Setelah aktivasi berhasil, Anda harus login menggunakan email dan password ke sistem e-Registration untuk mengisi formulir pendaftaran NPWP.
  • Masuk ke halaman Registrasi Data Wajib Pajak dan isikan seluruh data pada formulir dengan benar dan teliti.
  • Anda akan melihat keterangan terdaftar sementara jika data yang diisikan benar.
  • Pilih Kantor Pelayanan Pajak terdekat dari tempat Anda tinggal, tujuannya adalah jika sewaktu-waktu diminta untuk datang ke kantor pajak untuk suatu keperluan, maka Anda tidak perlu jauh-jauh ke luar kota.
  • Setelah selesai mengisi data formulir, kirimkan formulir tersebut dengan cara klik tombol “Daftar”.
  • Anda akan diminta untuk mencetak (print) dokumen yang ditampilkan pada layar perangkat yaitu Formulir Registrasi Wajib Pajak dan Surat Keterangan Terdaftar Sementara.
  • Tandatangani dokumen yang Anda print dan kumpulkan menjadi satu dengan dokumen persyaratan lain.
  • Selanjutnya Anda harus mengirimkan dokumen persyaratan ke Kantor Pelayanan Pajak tempat Anda terdaftar sebagai wajib pajak.
  • Berkas bisa Anda antar sendiri menuju Kantor Pelayanan Pajak Setempat atau melalui jasa pengiriman Pos Indonesia.
  • Dokumen harus diserahkan ke Kantor Pelayanan Pajak paling lambat 2 minggu atau 14 hari setelah formulir online terkirim.
  • Anda bisa pengumpulan berkas persyaratan dengan cara scan dokumen dan mengirimkannya dalam bentuk softfile melalui aplikasi e-Registration
  • Setelah berkas berhasil dikirim, silakan cek status dan tunggu kiriman kartu NPWP.
  • Pengecekan status dapat dilakukan melalui email atau history pendaftaran pada aplikasi e-Registration.

Catatan :

Apabila pengajuan pembuatan NPWP disetujui, kartu NPWP Anda akan segera dikirimkan ke alamat yang tercatat melalui Pos Indonesia. Sedangkan jika status ditolak, Anda harus memperbaiki data-data yang salah atau kurang lengkap.

Penghasilan Tidak Kena Pajak

Mungkin sebagian masyarakat masih bingung mengenai siapa yang disebut sebagai Wajib Pajak.

Jadi, seseorang akan dinyatakan sebagai Wajib Pajak jika memiliki penghasilan per tahun yang melebihi PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak).

Hal tersebut berlaku untuk setiap orang di Indonesia, baik yang belum berkeluarga maupun sudah berkeluarga.

Akan tetapi, terdapat pengecualian pada wanita kawin yang tidak melakukan perjanjian pemisahan harta dan penghasilan dengan suami.

Mengacu pada PMK No 101/PMK.010/2016, daftar penghasilan yang tidak kena pajak antara lain:

  • 54.000.000,- per tahun untuk wajib pajak orang pribadi.
  • 4.500.000,- tambahan untuk wajib pajak yang sudah kawin atau berkeluarga.
  • 54.000.000,- per tahun untuk istri yang penghasilannya digabungkan dengan suami.

Sebagai gambaran misalnya pendapatan Anda dalam satu bulan adalah Rp4.500.000. Maka sesuai aturan PTKP, Anda tidak diwajibkan memiliki NPWP dan dibebaskan dari laporan SPT PPh (Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan) Orang Pribadi.

Apabila penghasilan Anda melebihi batas maksimal dalam PTKP, maka Anda memenuhi syarat sebagai Wajib Pajak dan wajib memiliki NPWP serta melaporkan pajak (SPT PPh) setiap tahunnya.

Walaupun belum melaporkan penghasilan tahunan dan belum mengajukan pembuatan NPWP, pemerintah sudah memiliki data mengenai identitas dan penghasilan Anda. Jadi, segeralah mendaftar untuk memperoleh NPWP agar tidak terkena sanksi.

Dari ulasan di atas, sekarang Anda sudah paham bukan apa itu NPWP dan bagaimana cara dan syarat membuat NPWP Pribadi.

Di era teknologi ini sudah tidak ada alasan bagi Anda untuk menunda-nunda pembuatan NPWP karena bisa dilakukan secara online.

Demikian penjelasan mengenai cara dan syarat membuat NPWP Pribadi. Panduan di atas bisa Anda gunakan sebagai gambaran saat akan membuat NPWP Pribadi secara online.

Advertisement

Semoga informasi di atas menegnai cara dan syarat membuat NPWP pribadi, bermanfaat dan jangan lupa baca pula beragam informasi menarik lainnya, hanya di Goodchoice.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *